Diduga Jadi Korban Pengeroyokan, Keluarga Pasien RS Sambang Lihum Melapor ke Polsek Gambut

WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Seorang pasien di RS Sambang Lihum Kalimantan Selatan (Kalsel) berinisial H diduga menjadi korban pengeroyokan dan penganiayaan.

Ironisnya dugaan pengeroyokan dan penganiayaan tersebut dilakukan oleh petugas maupun pihak keamanan di RS Sambang Lihum.

Terkait hal ini pula, pihak keluarga H pun melaporkan peristiwa dugaan pengeroyokan dan penganiayaan ini ke Polsek Gambut dan teregistrasi dengan nomor laporan LP/B/48/VIII/2025/SPKT/POLSEK GAMBUT/POLRES BANJAR/POLDA KALSEL tertanggal Selasa (26/8/2025).

Baca Juga

2 Remaja Kedapatan Konsumsi Tuak di Lokasi Penggerebekan di Gunung Pandau

Salah seorang paman korban, Fahmi menerangkan bahwa H awalnya dibawa ke IGD RS Sambang Lihum pada Minggu (17/8/2025) untuk mendapatkan perawatan karena mengalami gangguan psikis atau psikis tidak normal.

Berselang seminggu kemudian, salah seorang paman korban pun menjenguk H dan menemui H dalam kondisi memar di bagian mata seperti bekas pukulan.

Pada saat itu H menyampaikan bahwa dirinya dianiaya tepat pada hari pertama masuk RS Sambang Lihum, dan menurutnya dilakukan oleh empat orang dan satu berusaha melerai.