Affan Tewas Dilindas Brimob, Muhammadiyah Ultimatum Prabowo: Reformasi Total Polri!

Membebaskan seluruh demonstran yang ditahan.

Menghentikan represi aparat terhadap aksi rakyat.

Membuka ruang dialog terbuka antara pemerintah, DPR, dan masyarakat sipil.

Kronologi Berdarah di Senayan

Unjuk rasa 25–28 Agustus 2025 digelar untuk memprotes kenaikan pendapatan DPR di tengah krisis ekonomi. Namun, situasi berubah mencekam pada 28 Agustus.

Dalam video amatir yang viral, terlihat rantis Brimob melaju kencang ke arah massa. Affan yang berusaha menyelamatkan diri justru terlindas dan tewas seketika.

Insiden ini memicu amarah publik. Massa kembali mengepung rantis, dan kecaman terhadap aparat meledak di jagat maya maupun jalanan.

Kapolri Minta Maaf, 7 Brimob Diperiksa

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya meminta maaf dan memerintahkan proses hukum. Hingga kini, tujuh anggota Brimob telah diperiksa dan ditempatkan khusus karena diduga melanggar kode etik.

Namun, gelombang protes belum reda. Aksi solidaritas besar-besaran terus terjadi di berbagai daerah, menuntut pertanggungjawaban penuh aparat dan keadilan untuk Affan Kurniawan.(Wartabanjar.com/berbagai sumber)

editor: nur muhammad