WARTABANJAR.COM – Derita rakyat Gaza kembali bertambah. Lima jurnalis Palestina tewas dalam serangan ganda Israel yang menghantam Rumah Sakit Nasser di Khan Yunis, Gaza Selatan, Senin (25/8/2025).
Serangan brutal ini tak hanya menargetkan fasilitas kesehatan, tetapi juga merenggut nyawa para pekerja pers yang tengah menjalankan tugas jurnalistik.
Menurut data PBB, lebih dari 247 jurnalis Palestina telah gugur dalam 22 bulan terakhir, menjadikan tragedi ini salah satu episode paling kelam dalam sejarah pers internasional.
Dunia Internasional Mengecam
Kematian lima jurnalis sekaligus ini memicu kecaman keras dari komunitas internasional. Banyak pihak menilai serangan Israel terhadap pekerja media adalah upaya membungkam suara kebenaran dari Gaza.
BACA JUGA:NGERI! Warga Barito Timur Nekat Lintasi Titian Maut yang Rusak Parah di Desa Muara Palantau
Namun di balik angka korban, tersimpan kisah pilu dan dedikasi lima jurnalis yang kini gugur di medan liputan.
Profil dan Kisah 5 Jurnalis yang Gugur di Serangan RS Nasser Gaza

Moaz Abu Taha (27 Tahun)











