WARTABANJAR.COM, BARABAI – Aroma kopi khas Meratus menyeruak di udara saat Bupati Hulu Sungai Tengah (HST), Samsul Rizal, secara resmi membuka Murakata Coffee Festival 2025 di Taman Wisata Pagat, Kecamatan Batu Benawa, Sabtu (23/8/2025). Ajang bergengsi ini diikuti 48 peserta dari berbagai daerah, mulai dari HST, Banjarmasin, Banjarbaru, Kandangan hingga Balangan. Tidak hanya sekadar perayaan kopi, festival ini menjadi panggung promosi kopi lokal sekaligus sarana mengenalkan pesona wisata alam Pagat yang memikat. Dalam sambutannya, Bupati Samsul Rizal menegaskan bahwa Murakata Coffee Festival adalah lebih dari sekadar ajang kumpul penikmat kopi. Festival ini menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat, sekaligus mengangkat kopi Pegunungan Meratus ke level yang lebih tinggi. BACA JUGA:136 Siswa Berlaga di Pentas PAI Pandawan: Ajang Cetak Generasi Religius dan Berprestasi! “Murakata Coffee Festival adalah wadah bagi pecinta kopi untuk mengenal lebih dekat ragam cita rasa kopi Nusantara, khususnya kopi Meratus dari HST. Kopi bukan hanya minuman, tetapi bagian dari budaya, kebanggaan, dan memiliki nilai ekonomi yang besar,” ujarnya penuh semangat. Bupati juga menekankan pentingnya menghargai proses panjang di balik secangkir kopi: mulai dari petani lokal, pengolahan biji, hingga ke tangan penikmatnya. “Festival ini bukan hanya tentang menyeruput kopi, tapi juga memahami perjuangan petani, serta kontribusi kopi bagi penguatan ekonomi masyarakat,” tambahnya. Pemkab HST, lanjut Bupati Rizal, berkomitmen untuk terus mengembangkan sentra kopi Meratus, meningkatkan produktivitas, dan mendorong kualitas agar mampu bersaing di pasar nasional bahkan internasional. Selain ajang kopi, festival ini juga sukses memikat wisatawan dengan latar alam Taman Pagat yang eksotis. Pengunjung tidak hanya menikmati kopi, tetapi juga suasana alam yang sejuk dan pemandangan khas pegunungan. Murakata Coffee Festival 2025 pun menjadi bukti nyata bahwa kopi Meratus tidak sekadar minuman, melainkan identitas, kebanggaan, sekaligus peluang ekonomi bagi masyarakat Hulu Sungai Tengah.(wartabanjar.com/Adew) editor: nur muhammad