Sebelum penemuan mayat, warga memang sudah ramai mengeluhkan air PDAM berbau tidak sedap yang mereka gunakan untuk kebutuhan sehari-hari, mulai dari memasak hingga mandi. Kini setelah fakta terungkap, warga mengaku syok sekaligus jijik membayangkan apa yang sudah mereka konsumsi.
Kasus ini sontak membuat heboh masyarakat, bahkan memicu keresahan terkait standar keamanan pengelolaan air bersih di Kota Semarang. Aparat kepolisian bersama pihak PDAM masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden tersebut.(Wartabanjar.com/andreli_48/berbagai sumber)
editor: nur muhammad







