Pilot sigap mematikan mesin yang terbakar dan mendeklarasikan emergency. Dalam situasi penuh tekanan, ia berhasil membawa pesawat mendarat selamat di Brindisi tanpa korban jiwa maupun luka. Meski demikian, kejadian ini kembali menambah daftar panjang masalah serius yang menjerat pabrikan pesawat asal Amerika Serikat tersebut.
Sebelumnya, dunia penerbangan geger dengan tragedi jatuhnya Air India AI 171 Boeing 787-8 Dreamliner di Ahmedabad yang menewaskan banyak korban. Rangkaian insiden tersebut membuat publik kembali meragukan standar keselamatan Boeing.
Di media sosial, sindiran pedas bermunculan. “Kalau Boeing Raven, siap-siap ke Heaven,” tulis seorang netizen dengan nada satir.
Insiden ini kini tengah dalam penyelidikan otoritas penerbangan Eropa. Sementara itu, publik mendesak adanya evaluasi total terhadap standar keamanan Boeing yang dinilai semakin mengkhawatirkan.(Wartabanjar.com/teras_lotara/berbagai sumber)
editor: nur muhammad







