Mengutip berbagai sumber, Prosesi Kirab Bendera Pusaka dalam rangka HUT ke-80 Republik Indonesia ini dimulai dari Monumen Nasional (Monas) menuju Istana Merdeka, sebagai bentuk penghormatan terhadap Merah Putih yang menjadi saksi lahirnya bangsa Indonesia.

Kirab Bendera Pusaka pertama kali digelar pada 1969 setelah Monas diresmikan Presiden Soeharto.

Sejak itu, setiap pagi tanggal 17 Agustus, duplikat bendera pusaka diarak secara resmi menuju Istana untuk dikibarkan pada upacara Detik-Detik Proklamasi.

Prosesi ini telah berkembang dari yang awalnya sederhana menjadi lebih atraktif.

Kini kirab melibatkan pasukan pengawal, marching band, hingga simbol budaya, serta disiarkan secara langsung di berbagai media.

Sore harinya, bendera dikembalikan ke Monas usai upacara penurunan di Istana Merdeka.

Kirab ini menjadi simbol perjalanan sejarah bangsa sekaligus pengingat bahwa Merah Putih bukan sekadar kain, melainkan warisan berharga yang menyatukan rakyat dalam semangat persatuan dan penghormatan kepada para pahlawan.