WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu, menjadi sorotan publik. Bukan semata upacara kenegaraan, tetapi karena busana adat yang dikenakan Menpora menarik perhatian.
Pemerintah setiap tahun menekankan pemakaian busana adat pada perayaan kemerdekaan sebagai simbol keberagaman. Namun, pilihan pakaian Dito Ariotedjo kali ini dianggap unik karena memadukan songket Palembang dengan atasan Jawa.
Menpora mengenakan beskap hitam, celana panjang, serta songket kuning keemasan bermotif merah, sedangkan istrinya memilih kebaya krem dengan bawahan senada. Wakil Menpora Taufik Hidayat dan istrinya juga hadir mengenakan adat Jawa Barat, memperkuat nuansa multikultural dalam prosesi kenegaraan.
Budayawan asal Yogyakarta, R. Agus Subagyo, menilai langkah tersebut bisa menjadi simbol politik identitas. “Jika tidak hati-hati, penggunaan pakaian adat dalam acara negara rawan ditafsirkan sekadar pencitraan,” tutur Agus saat dimintai pendapat, Minggu (17/8/2025).







