WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Suasana Pasar Ulin, Kecamatan Cempaka, berubah heboh pada Sabtu (16/8/2025) sore. Ratusan pecatur dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan tumpah ruah mengikuti Turnamen Catur Wali Kota Cup, yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-80. Awalnya, panitia hanya membuka kuota 80 peserta, namun antusiasme yang begitu tinggi membuat jumlahnya melonjak menjadi 120 orang. “Animo para pecatur, khususnya dari Kalimantan, sangat luar biasa. Karena itu kami sepakat menambah kuota agar lebih banyak yang bisa ikut,” ujar Ketua Panitia, Muhafidz Muslim. Para peserta datang dari berbagai daerah, mulai Kabupaten Banjar, Tanah Laut, Hulu Sungai Utara, Banjarmasin, hingga Banjarbaru sebagai tuan rumah. BACA JUGA:KHIDMAT! Obor Taptu Sambut HUT RI ke-80 di Banjarbaru, Wali Kota Ajak Warga Jaga Kota Tetap Aman Bocah SD Curi Perhatian Dari ratusan peserta, sorotan publik justru tertuju pada seorang bocah kecil bernama Adam Salman Alfarizi, siswa kelas 3 SD. Dengan penuh percaya diri, Adam duduk di antara pecatur-pecatur senior yang usianya jauh lebih tua. “Saya sering latihan di rumah, kadang ikut lomba juga di kampus atau tempat lain,” ucap Adam polos, sembari tersenyum. Meski lawannya orang dewasa, Adam mengaku tidak gentar. “Kalau main lawan orang dewasa, ya lumayan menantang. Tapi seru juga,” tambahnya. Cari Bibit Muda Berbakat Panitia berharap ajang ini bukan hanya sekadar memperebutkan hadiah, tapi juga menjadi wadah pembinaan atlet muda berbakat. “Karena format turnamen ini terbuka, siapa pun boleh ikut tanpa batasan usia. Mudah-mudahan kita bisa menemukan bibit-bibit pecatur potensial dari ajang ini,” tutur Muhafidz. Selain hadiah uang pembinaan, peserta yang berhasil masuk 20 besar juga berkesempatan membawa pulang doorprize menarik dari panitia.(‪wartabanjar.com/IKhsan‬) editor: nur muhammad