Ratusan Warga Banjarmasin “Serbu” Gerakan Pangan Murah di Polresta Banjarmasin, Sembako Ludes!
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Suasana Halaman Mapolresta Banjarmasin pada Kamis (14/8/2025) siang berubah jadi lautan manusia. Ratusan warga berbondong-bondong memadati lokasi untuk mendapatkan sembako murah dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Polresta Banjarmasin bersama Perum Bulog Kanwil Kalimantan Selatan dan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarmasin.
Program ini menjadi bagian dari aksi nasional menstabilkan pasokan dan harga pangan yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, dipantau langsung oleh Kapolri.
Warga Rela Antre
Warga Basirih Selatan, Rusdiansyah, mengaku sangat terbantu dengan adanya GPM.
BACA JUGA:Meriah & Penuh Nasionalisme! Pemkab Tanbu Peringati Hari Jadi ke-75 Kalsel dan Hari Veteran
“Ini sangat membantu, apalagi bagi masyarakat kecil di Kota Banjarmasin. Rasanya lebih aman dan diperhatikan,” ujarnya dengan senyum lega.
Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Cuncun Kurniadi menyebut, beras SPHP Bulog yang disalurkan mencapai 200 sak (masing-masing 5 kg), total sekitar 1 ton. Selain beras, warga juga memburu minyak goreng, gula, tepung, hingga ayam dengan harga di bawah pasaran.
Selisih Jauh dari Pasar
Kepala Disperdagin Kota Banjarmasin Ichrom Muftezar menegaskan, beras SPHP dijual seharga Rp59.000/5 kg, jauh lebih murah dibanding harga pasar yang berkisar Rp63.000–Rp65.000.
“Selisihnya sekitar Rp11.800 per kilogram. Ini jelas meringankan beban warga,” tegasnya.
Selain membantu pemenuhan kebutuhan pokok, kegiatan ini juga menjadi strategi mengendalikan inflasi di Banjarmasin. Bhabinkamtibmas dari berbagai wilayah bahkan mengerahkan warganya untuk ikut berbelanja, memastikan program tepat sasaran.
Dengan animo yang luar biasa ini, GPM di Banjarmasin bukan hanya sekadar pasar murah, tapi juga simbol kehadiran negara di tengah masyarakat, memastikan harga tetap stabil dan rakyat tidak tertekan lonjakan biaya hidup.(Wartabanjar.com/Iqnatius Aprianus)
editor: nur muhammad