WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Pertanian di Kabupaten Tanah Laut (Tala) memasuki babak baru. Untuk pertama kalinya, teknologi drone digunakan dalam penanaman benih padi di Desa Ujung, Kecamatan Bati-Bati, Selasa (12/8/2025).
Inovasi ini merupakan bagian dari program cetak sawah rakyat yang digagas pemerintah pusat di lahan yang dulunya rawan banjir. Hadir dalam acara bersejarah ini Bupati Tanah Laut, H Rahmat Trianto, dan Sekretaris Ditjen PSP Kementerian Pertanian RI, Mulyono, S.P., M.M.
Dari Lahan Banjir Menjadi Sawah Produktif
Bupati Rahmat mengaku bangga, sebab lahan yang dulunya kerap tergenang kini berubah menjadi sawah produktif.
BACA JUGA:Krisis Petani Tanah Laut! BBM Langka & Irigasi Bermasalah Ancam Target Panen Tiga Kali Setahun
“Ini sebelumnya wilayah banjir. Alhamdulillah, dengan cetak sawah rakyat ini, akan menjadi percontohan bagi kabupaten lain,” ujarnya.
Keberhasilan ini diharapkan bisa menginspirasi daerah lain yang memiliki tantangan serupa.







