Bali International Trail Run Gaet 3.000 Pelari, Dorong Tren Sport Tourism di Bali
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Sebanyak 3.000 pelari meramaikan Bali International Trail Run yang digelar di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali, Denpasar, Sabtu. Event perdana di kawasan ini menarik perhatian karena diusung sebagai ajang pendorong sport tourism berkelanjutan di Pulau Dewata.
Peserta terbagi dalam dua kategori, yakni rute 5 kilometer yang diikuti 2.000 orang dan rute 10 kilometer dengan 1.000 peserta. Kehadiran pelari dari berbagai usia, mulai anak-anak hingga dewasa, termasuk wisatawan asing, membuat atmosfer kompetisi terasa meriah sejak garis start.
Acara ini dibuka oleh Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan bersama Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra, Kajati Bali Ketut Sumedana, dan Kapoksahli Pangdam IX/Udayana Brigjen TNI Agus Muchlis Latif. Daniel menekankan, kegiatan yang diinisiasi Forkopimda Bali ini bukan hanya soal olahraga, tetapi juga strategi membangkitkan pariwisata minat khusus dengan prinsip keberlanjutan.
Kapoksahli Pangdam Udayana Brigjen Agus Latif menjelaskan, KEK Kura-Kura Bali dipilih untuk mempromosikan kawasan ekonomi khusus yang memiliki karakter dan daya tarik berbeda dibanding destinasi lain di Bali. Rute yang disiapkan memadukan jalur berpaving, tanah, hingga lintasan pesisir berudara sejuk, memberikan pengalaman berlari di tengah panorama hutan dan pantai.
Kepala Komunikasi Bali Turtle Island Development (BTID), Zakki Hakim, menilai sport tourism kini menjadi tren yang mulai menggeser dominasi wisata massal. “Lari sudah menjadi gaya hidup, bukan sekadar olahraga. Dengan lokasi yang sehat dan udara bersih, Bali punya potensi menarik wisatawan berkualitas,” ujarnya. Pihaknya berharap ajang ini dapat digelar rutin setiap tahun dengan skala yang lebih besar. (Berbagai sumber/Aar)
Editor: Andi Akbar