WARTABANJAR.COM – Tragedi memilukan kembali mengguncang Jalur Gaza. Sebanyak 20 warga sipil tewas dan puluhan lainnya luka-luka setelah sebuah truk pengangkut bantuan makanan terbalik dan menimpa kerumunan massa yang tengah berebut bantuan di tengah malam, Rabu (6/8/2025).
Peristiwa tragis ini terjadi di dekat Kamp Pengungsi Nuseirat, wilayah yang sebelumnya telah hancur akibat serangan udara Israel. Mahmud Bassal, juru bicara Badan Pertahanan Sipil Gaza, mengatakan insiden terjadi ketika truk bantuan melaju di jalan yang sudah tidak layak dilalui akibat pemboman.
“Dua puluh orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka saat truk bantuan terbalik menimpa warga sipil yang sudah berjam-jam menunggu di tengah kondisi putus asa,” ungkap Bassal kepada AFP.
Pihak militer Israel menyatakan sedang menyelidiki insiden tersebut. Namun, kelompok Hamas menuding Israel sebagai dalang tidak langsung di balik tragedi ini.
BACA JUGA:POLEMIK JEMBATAN SEI ULIN KM 31 Temui Titik Damai, Warga dan BPJN Sepakat Lakukan Ini
“Israel memaksa para pengemudi truk untuk menempuh rute berbahaya yang penuh sesak oleh warga sipil kelaparan. Ini adalah rekayasa untuk menciptakan kekacauan dan kelaparan massal,” bunyi pernyataan kantor media Hamas.
Lebih dari 1.300 Tewas Saat Berebut Bantuan







