WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Aksi brutal begal berkedok ‘ninja’ akhirnya berakhir di tangan aparat gabungan. Seorang pria bernama Sutopo alias Topo (43), warga Gunung Samarinda, Balikpapan Utara, dibekuk di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin saat hendak melarikan diri menggunakan kapal laut. Topo menjadi buron setelah melakukan pencurian dengan kekerasan sadis di kawasan perkebunan sawit, Jalan Gilung, Putang, Long Kali, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Modus Ala Ninja, Korban Dihantam Balok di Pelipis Dalam aksinya, pelaku mengenakan pakaian serba hitam menyerupai ninja untuk menyamarkan identitas. Ia bersembunyi di jalan sepi di tengah kebun sawit, menunggu calon korban lewat sendirian. BACA JUGA:2027 Jadi Tahun Final Truk ODOL: Pemerintah, DPR & Sopir Sepakat, Tak Ada Ampun Lagi! Naas bagi Mawar (nama samaran), seorang wanita yang tengah melintas seorang diri. Ia langsung dihadang, dan tanpa basa-basi, pelaku mengayunkan balok kayu ke arah kepala korban, tepat mengenai pelipis mata kiri hingga korban roboh tak sadarkan diri. Setelah memastikan korban tak berdaya, Topo langsung menggasak sepeda motor serta sejumlah uang tunai milik korban lalu melarikan diri. Pelaku Diciduk Saat Coba Kabur Korban yang tersadar dan dibantu warga, segera melaporkan kejadian ke Polsek Long Kali, Polres Paser. Berdasarkan ciri-ciri pelaku dan koordinasi dengan Tim Macan Kalsel, perburuan dimulai. Tak butuh waktu lama, pelaku berhasil diringkus di kawasan Pelabuhan Trisakti Banjarmasin sebelum sempat meninggalkan Kalimantan lewat jalur laut. Diancam 9 Tahun Penjara! Kini pelaku telah diamankan di Polres Paser, Polda Kaltim, bersama barang bukti motor dan uang hasil rampokan. Ia dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara. “Pelaku bertindak kejam, korbannya wanita tak berdaya. Ini bukan sekadar pencurian biasa, tapi serangan yang bisa mengancam nyawa,” ungkap petugas saat dihubungi WartaBanjar. Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat, terutama perempuan, untuk tidak melintas sendirian di jalan perkebunan atau lokasi sepi, terutama saat malam hari. Gunakan rute aman dan selalu waspada terhadap sekitar.(Wartabanjar.com/macan_kalselberbagai sumber) editor: nur muhammad