BACA JUGA: Warga Kecewa Pertanyakan Kemana Air Mancur Seharga Rp 11 Miliar di Jembatan Pasar Lama
Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi (NCM) mengatakan, selanjutnya, mulai 2026 pelaksanaan haji akan berlangsung di musim dingin selama 8 musim atau 8 tahun.
Mengutip Saudi Gazette, Selasa (5/8/2025), juru bicara Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi (NCM), Hussein Al-Qahtani mengatakan musim haji berikutnya kemudian akan berlangsung di musim dingin selama delapan musim, diikuti musim gugur dengan suhu yang meningkat secara bertahap, sebelum kembali ke musim panas sekitar 25 tahun lagi.
“Pergeseran ini disebabkan oleh siklus kalender lunar yang menawarkan kesempatan bagi para jemaah untuk melakukan ritual haji dalam kondisi cuaca yang lebih bersahabat selama tahun-tahun mendatang,” kata Al-Qahtani. (Yayu)
Editor: Yayu












