Pesawat Lion Air Gagal Mendarat di Banda Aceh Harus Balik ke Kualanamu, Penumpang: "Saya Lemes!"
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM – Jagat media sosial dihebohkan oleh sebuah video viral yang memperlihatkan Pesawat Lion Air gagal mendarat di Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh, pada Kamis (31/7/2025). Akibat kondisi cuaca, pesawat tersebut terpaksa kembali (return to base) ke Bandara Kualanamu, Sumatera Utara.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @peristiwabanua, tampak pesawat berupaya mendarat namun gagal dan akhirnya kembali terbang. Peristiwa ini sontak menarik perhatian netizen dan memicu berbagai komentar.
BACA JUGA:
Pesawat Lain Mendarat Normal
Menariknya, Pesawat Pelita Air yang mendarat tak lama setelah insiden tersebut justru berhasil mendarat mulus di bandara yang sama. Hal ini menimbulkan spekulasi di kalangan warganet soal perbedaan jenis pesawat dan keahlian pilot.
“Lion Boeing, sedangkan Pelita Airbus. Jadi pesawatnya lebih besar,” tulis seorang netizen menjelaskan kemungkinan teknis perbedaan hasil pendaratan.
Penumpang Ceritakan Detik-Detik Mencekam
Sejumlah komentar berasal langsung dari penumpang yang berada di dalam pesawat Lion Air saat kejadian. Mereka mengaku panik, lelah, dan bahkan mengalami dua kali go around sebelum akhirnya pesawat memutuskan balik ke Kualanamu untuk mengisi bahan bakar, lalu kembali terbang ke Aceh.
“Dan saya di dalam pesawat Lion itu. Lemas, takut, dan lelah kami rasakan semua,” ungkap salah satu penumpang.
“Memang dua kali go around, sampai harus balik ke KNO buat isi minyak. Alhamdulillah akhirnya bisa landing juga,” tulis penumpang lainnya.
Ahli dan Netizen: Go Around Itu Wajar dan Aman
Meski sempat membuat panik, banyak netizen yang justru memberikan apresiasi terhadap keputusan pilot Lion Air. Mereka menyebut “go around” adalah prosedur standar saat kondisi pendaratan tidak memungkinkan.
“Kalau arah angin dan kecepatan melebihi batas, sistem akan peringatkan 'windshear windshear'. Itu sangat berbahaya dan pilot harus segera naik kembali. Itu tindakan yang tepat,” jelas seorang netizen berpengalaman.
Sebagian lainnya justru menyindir narasi awam yang menimbulkan kepanikan berlebihan. Ada pula yang mempertanyakan lokasi pengambilan video untuk mendapatkan konteks lebih jelas terkait peristiwa tersebut.
Keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam dunia penerbangan, dan tindakan go around bukanlah tanda ketidakmampuan, melainkan keputusan tepat untuk menyelamatkan nyawa semua penumpang dan kru.(Wartabanjar.com/berbagai sumber)
editor: nur muhammad