WADUH! Pria Bersenjata Tajam Gasak Barang dari Toko Vape di Banjarmasin, Pembeli Lain Cuma Diam!
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Sebuah video mengejutkan beredar di media sosial, memperlihatkan aksi nekat seorang pria yang mengambil barang dari Toko OZ VAPE di Jalan Pandan Sari, Kelurahan Teluk Dalam, Kecamatan Banjarmasin Tengah, sambil mengancam dengan senjata tajam.
Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @kalimantanpunya.id dan langsung viral. Dalam rekaman, pelaku tampak santai mengambil barang di hadapan beberapa orang, tanpa ada satu pun yang berani bertindak.
Aksi itu terjadi meski kondisi toko tampak cukup ramai. Diduga karena takut dengan senjata tajam yang ditodongkan, tak ada yang berani menghentikan pelaku.
BACA JUGA:VIDEO – Om Mobi, YouTuber otomotif Kena Palak Saat Review Mobil di Palembang
Akun resmi toko @ozvape_banjarmasin turut mengomentari kejadian tersebut dengan rasa kecewa:
“Kada ada yang wani (berani) lah posisi kaitu 😢. Padahal pas benar, pas inya memasukkan wasit (senjata) langsung diikuti tangannya, padahal banyak orang tapi diam saja.”
Respons Netizen: Kecewa, Emosi, dan Sindiran
Unggahan video itu mengundang ratusan komentar dari netizen. Banyak yang menyayangkan tindakan pelaku, namun tak sedikit pula yang menyentil warga sekitar karena tak segera bertindak atau membantu korban.
“Kalau gak punya uang, jangan masuk-masuk ke toko orang. Kasian yang cari nafkah halal,” tulis seorang pengguna.
“Itu ramai orang dalam toko, kenapa gak ada yang bantu tahan?” ujar netizen lain yang menyayangkan pasifnya para saksi.
Beberapa warganet bahkan menyebut penampilan pelaku yang santai, seolah tak merasa bersalah. Komentar bernada sindiran juga muncul:
“Bagawi bang ai bujur-bujur, jangan mambari supan kuitan (kerja yang benar, jangan bikin malu orang tua).”
Aksi ini juga memicu pengguna Instagram lain menandai akun @reskrimrestabjm, berharap aparat segera menindaklanjuti dan menangkap pelaku. Belum ada keterangan resmi dari kepolisian hingga berita ini diturunkan.
Warga diminta lebih waspada dan tidak segan melapor ke aparat jika melihat tindakan mencurigakan. Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kejahatan bisa terjadi kapan saja dan di mana saja—even di tempat ramai.(Wartabanjar.com/kalimantanpunya.id/berbagai sumber)
editor: nur muhammad