WARTABANJAR.COM, BARABAI – Di pedalaman Kecamatan Batang Alai Timur, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), berdiri sebuah sekolah yang menjadi tumpuan harapan bagi anak-anak pelosok: SDN Sumbai. Meski jauh dari pusat kota dan minim fasilitas, semangat belajar di sekolah ini tak pernah padam—berkat dedikasi luar biasa sang kepala sekolah, Saidi Rahman.
Saidi telah memimpin SDN Sumbai selama lebih dari dua tahun delapan bulan. Lahir di Wawai pada 8 Juni 1978, ia menempuh pendidikan di Universitas Terbuka Banjarmasin, jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).
Kariernya dimulai tahun 2006 sebagai guru kelas di SDN 1 Batu Tangga, Kecamatan Batang Alai Timur, yang ia jalani selama 16 tahun. Meski merasa belum sepenuhnya siap mengemban amanah sebagai kepala sekolah karena keterbatasan pengalaman dan pangkat, ia terdorong untuk maju karena kekosongan jabatan di wilayah tersebut.
Setelah melalui proses seleksi dan atas usulan pengawas, pada tahun 2022 Saidi resmi diangkat menjadi Kepala SDN Sumbai di pelosok HST. Ia bukan lulusan program guru penggerak—saat itu, program tersebut belum menjangkau semua wilayah, sementara kebutuhan kepala sekolah sangat mendesak.
BACA JUGA:BMKG: Puncak Kemarau Kalsel Agustus 2025, Waspada Potensi Karhutla Meningkat Drastis
Perjuangan Saidi tidaklah mudah. Setiap hari, ia menempuh perjalanan sekitar 1,5 jam menggunakan sepeda motor melintasi jalan pegunungan untuk sampai ke sekolah. Meski kini sebagian jalan telah dipaving dalam dua bulan terakhir, tantangan tetap ada, terutama saat cuaca buruk.







