Sementara itu, harga bawang merah sempat mengalami lonjakan karena pasokan yang berasal dari luar daerah mengalami keterlambatan akibat cuaca buruk di jalur laut.
“Memang bawang merah ini kita pasokannya dari luar daerah, sehingga menggunakan angkutan laut yang sempat kemarin kapal yang membawa itu agak terlambat karena gelombang tinggi dan lain-lain,” tambahnya.
Untuk komoditas lainnya seperti cabai keriting, cabai merah, telur ayam ras, tepung terigu, dan susu, Gia memastikan semuanya dalam kondisi aman dan stabil. Harga telur ayam ras, misalnya, kini berada di kisaran Rp30.000,00 per rak, bahkan ada yang lebih rendah.
Menghadapi potensi kenaikan konsumsi pada bulan Maulid yang akan datang, Gia sapaan akrabnya, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan aksi borong bahan pokok, terutama bawang merah dan daging yang berpotensi mengalami kenaikan harga karena tingginya permintaan.
“Harapannya tentu warga kita di Kalimantan Selatan jangan terlalu panik atau jangan memborong-borong bawang merah ataupun daging, sehingga menimbulkan harga menjadi meningkat,” tutupnya.
Pemprov Kalsel akan terus memantau perkembangan harga dan pasokan bahan pokok di pasar-pasar tradisional serta berkoordinasi dengan distributor dan pihak terkait guna menjaga stabilitas harga menjelang momen keagamaan dan akhir tahun.(MC Kalsel)
Editor Restu







