“Selain meningkatkan kompetensi kepala sekolah, forum ini juga menjembatani implementasi kebijakan pusat ke satuan pendidikan,” ujarnya.
Senada, Ketua MKKS SMP Provinsi Kalsel, Guntariadi, menekankan pentingnya menyongsong tahun ajaran baru dengan kesiapan kolektif. Ia menyoroti isu-isu utama seperti:
Program Debt Planning
Asta Cita
Kurikulum Merdeka
Profil Pelajar Pancasila (P5)
dan kebijakan teknis lainnya
Sementara itu, Kepala BPMP Kalsel, Yuli Haryanto, menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan harus inklusif dan merata.
“Mutu pendidikan tak hanya soal nilai akademik, tapi juga soal akses adil bagi seluruh kalangan,” ujarnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati HST Gusti Rosyadi Elmi, Kepala Dinas Pendidikan HST Muhammad Anhar, jajaran Sekretariat Daerah Kabupaten HST, Asisten III Administrasi Umum, Kepala Balai Bahasa Kalsel, serta seluruh Kepala Dinas Pendidikan dan kepala sekolah SMP se-Kalimantan Selatan.
Dengan pendekatan kolaboratif dan berorientasi mutu, MKKS SMP Kalsel 2025 ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam menciptakan generasi pelajar tangguh, adaptif, dan berdaya saing global.(Wartabanjar.com/Adew)
editor: nur muhammad







