WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Empat Peraturan Daerah (Perda) penting yang akan menjadi fondasi masa depan Tanah Laut (Tala) akhirnya disahkan oleh Bupati H. Rahmat Trianto dalam Rapat Paripurna DPRD Tala, Senin (21/07/2025). Keempat perda ini menyentuh isu-isu mendasar mulai dari toleransi antarumat, ketertiban umum, inklusi penyandang disabilitas, hingga arah pembangunan lima tahun ke depan (RPJMD 2025–2029). “Empat Perda ini bukan sekadar produk hukum, melainkan pondasi sosial dan pembangunan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat Tanah Laut,” tegas Bupati Trianto dalam pidato resminya. Perda Toleransi: Masyarakat Damai, Tanpa Diskriminasi Perda pertama yang disahkan adalah tentang Penyelenggaraan Toleransi dalam Kehidupan Bermasyarakat. Perda ini memuat pendidikan kewarganegaraan, dialog lintas agama dan suku, serta sistem peringatan dini konflik sosial. “Toleransi harus tumbuh dari bawah. Pendidikan budi pekerti dan ruang dialog adalah kuncinya,” ujar Trianto. Perda Ketertiban: Satpol PP Humanis, Sanksi Jadi Pilihan Terakhir Perda kedua berkaitan dengan Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat. Bupati menekankan bahwa pendekatan persuasif dan edukatif akan dikedepankan oleh Satpol PP dan Damkar. Sanksi denda hanya diberlakukan jika pendekatan awal tidak berhasil. BACA JUGA:Bupati Barito Kuala Gaungkan Gemar Makan Ikan, Bahrul Ilmi: “Pangan Bergizi Membangun Generasi Unggul!” Inklusi Disabilitas Jadi Komitmen Nyata Perda ketiga menyangkut Penghormatan, Pelindungan, dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas. Perda ini mewajibkan pemerintah menyediakan fasilitas publik yang inklusif dan aksesibel, serta mendorong pemberdayaan dan kesetaraan hak bagi para penyandang disabilitas. RPJMD 2025–2029: Arah Baru Pembangunan Tala Perda keempat mengesahkan RPJMD 2025–2029 dengan visi ambisius: “Bersama Membangun Tala Simpun, Maju, dan Berkelanjutan.” Tiga misi utama mendukung visi tersebut: Pengembangan SDM unggul dan berdaya saing Penguatan ekonomi inklusif untuk semua lapisan masyarakat Peningkatan tata kelola pemerintahan yang inovatif dan transparan “Inilah arah pembangunan baru kita. Harapannya, seluruh Perda ini benar-benar membawa manfaat nyata dan merata bagi masyarakat Tanah Laut,” tutup Bupati. Langkah Bupati ini mendapat apresiasi dari banyak kalangan, terutama aktivis sosial, kelompok keagamaan, dan komunitas disabilitas yang menilai keempat perda ini sebagai langkah progresif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.(Wartabanjar.com/Gazali) editor: nur muhammad