Koperasi Merah Putih Resmi Diluncurkan, Bupati HST: Desa Harus Bangkit dan Berdikari!

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para kepala desa yang telah memulai lebih dulu, meski menghadapi berbagai keterbatasan.

“Pemerintah daerah siap mendampingi melalui pelatihan, bantuan teknis, dan akses pasar. Koperasi desa harus tumbuh secara profesional dan berkelanjutan,” tambahnya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Samsul Rizal menegaskan pentingnya menjadikan desa sebagai motor penggerak pembangunan.

“Desa harus menjadi subjek utama pembangunan. Kita sudah punya instrumen dan semangat, tinggal bagaimana mengawalnya. Mari kita buktikan bahwa desa bisa bangkit dan berdikari melalui koperasi,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten HST, Irfan Sunarko menjelaskan bahwa Koperasi Merah Putih dirancang untuk bisa mengakses pinjaman hingga Rp3 miliar per desa, sebagai modal awal kegiatan usaha.

Namun, ia mengingatkan bahwa sistem tanggung jawabnya juga ketat.

“Jika terjadi gagal bayar, maka cicilan akan dipotong langsung dari Dana Desa melalui koordinasi Bank BNI dengan pemerintahan desa dan Kementerian Keuangan,” jelas Irfan.

Saat ini, beberapa koperasi telah aktif, seperti di Desa Mahang Sungai Hanyar dan Kecamatan Pandawa, dengan fokus usaha simpan pinjam dan penyediaan sarana produksi pertanian. Bahkan, anggota koperasi di Mahang Sungai Menyer telah meningkat dari 40 menjadi sekitar 200 orang.

Dari 169 desa/kelurahan di HST, 167 koperasi telah berbadan hukum, sedangkan 3 desa digabung dalam satu koperasi. Pemkab HST bersama Dinas Perdagangan menargetkan seluruh koperasi aktif beroperasi pada bulan Oktober 2025.

Selain dengan Bank BNI, Koperasi Merah Putih di HST juga mulai menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, Badan Pangan (BP) Bulog, Pupuk Indonesia, dan rencana kerja sama dengan PT Pertamina terkait distribusi LPG 3 Kg

Dinas Perdagangan berharap pihak perbankan dapat memberikan kemudahan pinjaman dan menurunkan bunga menjadi 3% agar koperasi bisa berjalan berkelanjutan dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. (Adew)

Editor Restu