Koperasi Merah Putih Resmi Diluncurkan, Bupati HST: Desa Harus Bangkit dan Berdikari!

Bupati HST Samsul Rizal, menegaskan bahwa koperasi harus menjadi tulang punggung ekonomi desa.

“Peluncuran ini bukan sekadar simbolis, tapi bentuk keseriusan kita dalam membangun kekuatan ekonomi rakyat dari desa,” tegasnya.

Bupati menggarisbawahi bahwa koperasi tidak boleh hanya menjadi tempat simpan pinjam, tetapi harus berkembang menjadi pusat layanan ekonomi warga, seperti gerai sembako, apotek, klinik desa, hingga layanan logistik.

“Saya minta kepala desa jangan hanya bangga punya koperasi. Pastikan koperasi itu aktif, transparan, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para kepala desa yang telah memulai lebih dulu, meski menghadapi berbagai keterbatasan.

“Pemerintah daerah siap mendampingi melalui pelatihan, bantuan teknis, dan akses pasar. Koperasi desa harus tumbuh secara profesional dan berkelanjutan,” tambahnya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Samsul Rizal menegaskan pentingnya menjadikan desa sebagai motor penggerak pembangunan.

“Desa harus menjadi subjek utama pembangunan. Kita sudah punya instrumen dan semangat, tinggal bagaimana mengawalnya. Mari kita buktikan bahwa desa bisa bangkit dan berdikari melalui koperasi,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten HST, Irfan Sunarko menjelaskan bahwa Koperasi Merah Putih dirancang untuk bisa mengakses pinjaman hingga Rp3 miliar per desa, sebagai modal awal kegiatan usaha.