WARTABANJAR.COM, BANJARBARU- Menyambut peringatan Hari Bakti ke-78 TNI Angkatan Udara (AU), Landasan Udara (Lanud) Sjamsudin Noor menggelar kegiatan bakti sosial di Rumah Sakit TNI AU Sjamsudin Noor, Minggu (20/07/2025). Berbagai layanan kesehatan seperti penyuluhan medis, pemeriksaan laboratorium, pengobatan umum, posyandu, hingga donor darah digelar secara gratis. Tak hanya itu, kegiatan juga diramaikan dengan senam zumba bersama, bazar murah, serta pembagian paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Acara ini menyasar masyarakat umum dan anggota Persatuan Purnawirawan Angkatan Udara (PPAU) Cabang 41 Banjarmasin sebagai bentuk kepedulian TNI AU terhadap kesejahteraan rakyat. Komandan Lanud Sjamsudin Noor, Kolonel Pnb Suparjo menjelaskan, kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Bakti TNI AU ke-78 yang puncaknya akan digelar pada 29 Juli 2025 mendatang. "Kegiatan ini tidak hanya untuk memperingati Hari Bakti, tetapi juga sebagai bentuk nyata kepedulian TNI AU terhadap masyarakat sekitar, khususnya dalam bidang kesehatan dan kesejahteraan sosial," ujar Kolonel Suparjo. BACA JUGA: Istri di Paramasan Bunuh Suami Hingga Kepala Putus: ini Fakta-fakta Mengejutkannya! Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa TNI AU hadir untuk mendukung program pemerintah daerah, terutama dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah Kalimantan Selatan. "Tak hanya menjangkau sisi medis dan sosial, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan emosional antara prajurit TNI AU dan masyarakat," lanjutnya. Terlebih lagi, menurut Kolonel Suparjo, hal ini merupakan perwujudan dari jati diri TNI sebagai Tentara Nasional, Tentara Pejuang, Tentara Rakyat, dan Tentara Profesional yang berjuang bersama rakyat demi kepentingan rakyat. "Melihat antusiasme warga yang datang cukup tinggi, mencerminkan kepercayaan dan kehangatan hubungan antara TNI AU dan masyarakat dan menjadi bukti bahwa keberadaan Lanud Sjamsudin Noor bukan hanya sebagai institusi militer, tetapi juga bagian dari kehidupan sosial masyarakat Kalimantan Selatan," pungkasnya. (IKhsan) Editor: Yayu