Sekolah Rakyat ini nantinya akan dibiayai sepenuhnya melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Nuryadi menjelaskan bahwa dana tersebut akan disalurkan melalui Kementerian PUPR pusat, sesuai hasil koordinasi terakhir dengan Kementerian Sosial.
“Terkait progresnya, saat ini Pemko masih menunggu hasil verifikasi dan desain gambar teknis dari pusat,” ujar Nuryadi.
“Mudah-mudahan paling lambat tahun 2026 pembangunan fisik bisa mulai dilaksanakan,” tambahnya.
Jika terwujud, Sekolah Rakyat ini akan menampung hingga 900 siswa. Saat ini, di Kota Banjarmasin sendiri tercatat sudah ada 42 SMP, yang terdiri dari 39 SMP dan 3 SMA.
“Jumlah siswa bisa bertambah ke depan, tergantung kebutuhan dan evaluasi. Yang jelas, sekolah ini ditujukan untuk anak-anak dari keluarga yang benar-benar membutuhkan,” pungkas Nuryadi. (Ramadan)
Editor Restu







