WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin mengusulkan pembangunan Sekolah Rakyat, yang rencananya akan dibangun di kawasan Basirih, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin. Kepala Dinas Sosial Kota Banjarmasin, Nuryadi, mengungkapkan bahwa pada 26 Juni 2025 lalu, pihaknya bersama Wali Kota, jajaran dinas terkait, dan Sekretaris Daerah telah menyerahkan proposal bantuan pembangunan sekolah tersebut kepada pemerintah pusat. “Penyerahan proposal ini kami lakukan seolah-olah mewakili aspirasi rakyat Banjarmasin. Dan tim dari Kementerian PU pusat sudah melakukan survei langsung ke lokasi,” ungkap Nuryadi. Baca Juga VIDEO – Farel Prayoga Kini Hidup Pas-pasan, Uang Miliaran dari Popularitas Dulu Telah Habis Lokasi yang diusulkan berada di Basirih, tepatnya di samping area penimbangan, dengan luas lahan sekitar 5,2 hektare. Lahan tersebut diketahui sudah menjadi milik Pemko Banjarmasin sejak lama. “Lahannya sudah bersertifikat dan dimiliki Pemko. Saya baru menerima dokumen kepemilikannya dari bidang aset,” ujarnya. Sekolah Rakyat ini nantinya akan dibiayai sepenuhnya melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Nuryadi menjelaskan bahwa dana tersebut akan disalurkan melalui Kementerian PUPR pusat, sesuai hasil koordinasi terakhir dengan Kementerian Sosial. "Terkait progresnya, saat ini Pemko masih menunggu hasil verifikasi dan desain gambar teknis dari pusat," ujar Nuryadi. “Mudah-mudahan paling lambat tahun 2026 pembangunan fisik bisa mulai dilaksanakan,” tambahnya. Jika terwujud, Sekolah Rakyat ini akan menampung hingga 900 siswa. Saat ini, di Kota Banjarmasin sendiri tercatat sudah ada 42 SMP, yang terdiri dari 39 SMP dan 3 SMA. “Jumlah siswa bisa bertambah ke depan, tergantung kebutuhan dan evaluasi. Yang jelas, sekolah ini ditujukan untuk anak-anak dari keluarga yang benar-benar membutuhkan,” pungkas Nuryadi. (Ramadan) Editor Restu