STOP NIKAH SIRI! Kemenag HST Gelar Nikah Massal Gratis, Catat Tanggal dan Target Pesertanya
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BARABAI – Kabar bahagia datang bagi pasangan yang ingin menikah secara resmi tanpa dipusingkan biaya mahal. Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) bakal menggelar Nikah Massal Gratis serentak pada Selasa, 23 Juli 2025.
Program ini menjadi bagian dari gerakan nasional bertajuk Peaceful Muharram 1447 H, yang digagas Direktorat Jenderal Bimas Islam Kemenag RI.
Kegiatan dilaksanakan serentak di berbagai daerah, termasuk Hulu Sungai Tengah, dengan tujuan utama menekan praktik nikah siri dan membantu masyarakat kurang mampu menikah secara sah melalui KUA.
“Ini bukan seremoni biasa. Ini bukti nyata kehadiran negara bagi rakyat, khususnya kaum dhuafa,” tegas Plt. Kasi Bimas Islam Kemenag HST, Muhammad, S.H.I., Jumat (18/7/2025).
Ia menambahkan, program ini mendorong masyarakat untuk menikah secara resmi dan menghindari nikah siri yang kerap menimbulkan banyak dampak negatif, baik secara hukum maupun sosial.
BACA JUGA:VIDEO – Remaja Ugal-ugalan di Jalan Mulawarman, Balapan Liar Kembali Muncul di Banjarmasin
Target 25 Pasangan, Sudah 17 yang Mendaftar
Hingga 18 Juli 2025, tercatat 17 pasangan dari berbagai kecamatan telah mendaftar melalui Kantor Urusan Agama (KUA) setempat.
Berikut sebaran sementara calon peserta:
KUA Barabai: 4 pasangan
KUA Batu Benawa: 2 pasangan
KUA Pandawan: 1 pasangan
KUA Labuan Amas Utara: 2 pasangan
KUA Labuan Amas Selatan: 1 pasangan
KUA Hantakan: 2 pasangan
KUA Haruyan: 2 pasangan
KUA Batang Alai Selatan: 3 pasangan
KUA Limpasu, BAT, LAS: belum ada pendaftar
Kemenag HST menargetkan 25 pasangan dalam kegiatan ini. Namun hingga saat ini, belum ada kepastian apakah pendaftaran akan diperpanjang atau tidak.
Terbuka untuk Kolaborasi dan Sponsorship
Menariknya, pelaksanaan nikah massal ini tidak hanya menjadi tanggung jawab Kemenag semata. Pihak penyelenggara membuka peluang besar untuk kerja sama dengan instansi pemerintah maupun swasta serta pihak sponsor yang ingin berkontribusi.
“Kami sangat terbuka untuk sinergi lintas sektor, bahkan dianjurkan menggandeng sponsorship agar acara lebih meriah dan maksimal,” ujar Muhammad.
Program ini bukan hanya solusi pernikahan murah, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap legalitas pernikahan serta penguatan ketahanan keluarga di masyarakat.(Wartabanjar.com/Adew)
editor: nur muhammad