Serukan “Zero Tolerance”, Pemko Banjarbaru Catat Puluhan Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Hingga Juni 2025

WARTABANJAR.COM, BANJARBARU- Pemerintah Kota Banjarbaru meluncurkan Kampanye Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, sebagai bentuk aksi nyata atas kasus kekerasan yang masih terjadi di lingkungan masyarakat.

Hingga pertengahan tahun 2025, tercatat puluhan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak terjadi di Kota Banjarbaru, yaitu 22 kasus terhadap anak dan 34 kasus menimpa perempuan.

Mayoritas terjadi di lingkungan yang seharusnya aman, seperti rumah dan sekolah.

Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Halaby, menegaskan bahwa fakta ini tidak bisa dianggap remeh.

Ia menyatakan komitmen penuh pemerintah untuk menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan inklusif bagi seluruh warga, khususnya kelompok rentan.

“Ini adalah fakta yang tidak bisa diabaikan. Pemerintah Kota Banjarbaru berkomitmen penuh menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi perempuan dan anak,” ujar Wali Kota saat ditemui awak media, Rabu (16/7/2025) siang.

Namun demikian, Lisa menekankan perjuangan ini tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja.