WARTABANJAR.COM – Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi mingguan bersama Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Perdagangan secara virtual digelar di Command Center Kalsel di Banjarbaru, Senin (14/7/2025).
Tim pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kalsel turut bersinergi dengan Pemerintah Pusat dalam upaya penyaluran minyak goreng rakyat MINYAKITA serta stabilisasi harga beras melalui program SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan).
Data Kementerian Perdagangan menunjukkan bahwa rata-rata harga MINYAKITA di Kalimantan per 10 Juli 2025 berada di angka Rp17.048/liter, atau 8,59 persen di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).
Baca Juga
TNI Tampil Keren di Bastille Day 2025: Prabowo Hormat, Macron Terpukau!
Namun, tren penurunan harga secara nasional menjadi sinyal positif dari upaya distribusi ke pasar rakyat yang mulai menunjukkan hasil.
Kalsel juga disebut dalam konteks distribusi MINYAKITA yang memerlukan penguatan kerja sama antara BUMN Pangan (Perum BULOG dan ID FOOD) dan pemerintah daerah melalui Dinas Perdagangan.
Pemerintah Pusat mendorong agar distribusi dilakukan langsung ke pedagang pengecer di pasar rakyat secara kontinu dan merata guna menekan harga di tingkat konsumen.







