Dukung Ketahanan Pangan, DPKP Kalsel ‘Sulap’ Lahan Tidur Jadi Pertanian

Selain itu, pihaknya juga menggandeng Tim Penggerak PKK dan Dekranasda Kalsel untuk membangun taman PKK, taman buah-buahan, dan taman sayuran, sebagai bagian dari edukasi pertanian dan pemberdayaan masyarakat, khususnya kaum perempuan.

Menariknya, kawasan ini juga akan difungsikan sebagai ruang terbuka hijau yang mendukung aktivitas olahraga dan eduwisata. Ternyata ada jalur-jalur untuk bersepeda, jogging.

“Kita juga perbaiki jalur-jalur untuk olahraga, ada trek sepeda, jogging track, dan area senam. Kami berharap ke depan masyarakat bisa berkegiatan sehat sambil melihat langsung aktivitas pertanian di kawasan ini,” ungkapnya.

Syamsir juga menuturkan bahwa tata kelola air sedang dibenahi, termasuk pembukaan aliran sungai untuk pengairan dan pembatas wilayah.

Pembersihan lahan dilakukan secara manual bersama para pegawai dinas, dengan cara mencabut akar, membersihkan semak, hingga menyiapkan lahan untuk dibungkus mulsa dan ditanami.

“Hari ini kami bersama-sama membersihkan lahan, mencabut akar yang tersisa, lalu kita bungkus dengan mulsa agar kelembaban tanah terjaga dan bisa ditanami. Rencananya, minggu depan kita tanam cabai, tomat, jagung, dan lainnya,” jelas Syamsir.

Ia berharap seluruh stakeholder, baik dari pemerintah daerah, vertikal, maupun masyarakat umum, dapat terus mendukung program ini agar kawasan eks-Sport Center menjadi kawasan andalan di bidang pertanian terpadu dan ruang hijau untuk warga Banjarbaru dan sekitarnya.

“Mudah-mudahan kawasan ini benar-benar menjadi kawasan andalan. Kita tanami, kita rawat, kita manfaatkan bersama-sama. Ini adalah aset besar bagi pertanian, peternakan, dan kesehatan masyarakat Kalimantan Selatan,” tutupnya. (MC Kalsel)

Editor Restu