Gerakan ini tidak hanya menekankan kehadiran fisik seorang ayah di sekolah, tetapi juga mendorong dokumentasi kegiatan berupa foto, video, dan testimoni untuk disebarluaskan di media sosial sebagai bagian dari kampanye positif.
Bupati Hulu Sungai Tengah, Samsul Rizal melalui surat tersebut menyampaikan bahwa gerakan ini tidak hanya berdampak pada anak secara emosional dan psikologis.
“Tetapi gerakan ini juga menjadi simbol keterlibatan aktif seorang ayah dalam kehidupan sehari-hari dalam pengasuhan anak,” ujar Bupati, Minggu (13/7/2025).
Ia menambahkan, langkah kecil seperti ini diharapkan menjadi bagian dari upaya besar dalam mewujudkan keluarga yang berkualitas dan generasi emas untuk Indonesia maju.
Pemkab HST juga mengajak seluruh ASN, pegawai desa, aparat kecamatan, dan masyarakat luas untuk turut menyukseskan program ini.
Selain itu, pihak sekolah diimbau untuk menyelenggarakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) secara ramah, serta melibatkan dokumentasi kegiatan yang bisa dibagikan melalui media sosial agar gerakan ini menjangkau lebih luas. (Adew)
Editor Restu







