Tokyo Porak-Poranda! Banjir Kilat Hantam Shibuya, Ramalan Ryo Tatsuki Picu Kepanikan Massal!
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, TOKYO – Ibukota Jepang kembali diguncang bencana alam. Hujan deras sejak Kamis malam (10/7/2025) menyebabkan banjir kilat parah di berbagai wilayah metropolitan Tokyo. Badan Meteorologi Jepang (JMA) mencatat curah hujan ekstrem mencapai 120 mm hanya dalam waktu satu jam, terutama melanda distrik Nerima, Suginami, dan Meguro.
Sejumlah jalan utama, termasuk kawasan padat seperti Shibuya dan Yoyogi, berubah jadi aliran deras bak sungai. Puluhan kendaraan terjebak di underpass, sebagian hampir tenggelam. Beruntung, mayoritas pengemudi berhasil menyelamatkan diri tepat waktu.
"Saya parkir lima menit, tiba-tiba air naik ke pintu mobil. Panik banget, langsung kabur!" ujar Takashi Nomura, warga Meguro yang selamat, kepada NHK.
BACA JUGA:VIRAL! Tampil Nyentrik, Hati Emas! Kades Bertato Ini Sumbang Mobil Pribadi dan Bangun Jalan Pakai Duit Sendiri!
Ancaman Longsor
Tak hanya banjir, hujan ekstrem ini juga memicu peringatan tanah longsor di kawasan pegunungan. Otoritas meminta warga menjauhi area bawah tanah, sungai kecil, dan jalan layang, serta mempersiapkan tas siaga evakuasi. Hingga Jumat pagi, 33 warga mengungsi di wilayah Setagaya dan Nakano, dan beberapa kereta bawah tanah ditunda operasinya.
Ramalan Ryo Tatsuki Kembali Viral
Bencana ini terjadi tak lama setelah publik Jepang dihebohkan oleh ramalan mengerikan dari seorang mangaka bernama Ryo Tatsuki, yang dalam karyanya The Future I Saw, meramalkan adanya gempa besar dan tsunami antara tanggal 4–5 Juli 2025.
Meski ramalan itu tak terbukti, kecemasan warga meningkat tajam, bahkan memicu pembatalan ribuan kunjungan wisatawan asing ke Jepang bulan ini. Banyak yang mengaitkan banjir kilat ini sebagai "peringatan awal" dari bencana lebih besar.
JMA segera merespons
“Ramalan itu tidak memiliki dasar ilmiah. Prediksi kami hanya berdasarkan data meteorologi dan seismik yang valid,” tulis JMA dalam pernyataan resminya.
Tokyo Siaga!
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa, namun suasana kota masih diliputi ketegangan. Warga diminta tetap tenang namun waspada, terutama jika kondisi cuaca ekstrem berlanjut.(Wartabanjar.com/Watchers.news/Liputan6.com/Times of India/berbagai sumber)
editor: nur muhammad