WARTABANJAR.COM, BOMBANA – Momen kepulangan jamaah haji Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, tahun 2025 menjadi viral dan memancing perdebatan sengit di media sosial. Bukan karena drama atau insiden, melainkan karena penampilan para jamaah yang tampil begitu rapi, glamor, dan penuh perhiasan berkilau saat tiba kembali di kampung halaman.
Rombongan jamaah haji ini tampak memukau dengan busana yang tertata apik, bak tamu undangan pesta mewah. Penampilan mereka langsung menyita perhatian publik dan memicu pro-kontra di jagat maya.
Netizen Terbelah: “Pulang dari Haji atau Acara Fashion Week?”
Sebagian warganet mengkritik keras penampilan yang dinilai terlalu mencolok untuk sebuah momen spiritual:
“Di desa saya pulang haji cuma pakai seragam batik dari Kemenag.”
“Dari pakaian yang glamor berarti butuh validasi kalau harus dipanggil Haji 😐”
“Malah fashion show.”
“Kalau gelarnya dihilangkan, apakah mereka masih mau?”
Namun, tidak sedikit pula yang memilih memandang dari sudut pandang yang lebih bijak:







