WARTABANJAR.COM, BANJARBARU- Polres Banjarbaru berhasil menangkap dua pria yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan terhadap seorang warga bernama Arpani (26), yang saat itu sedang mencoba menolong korban kecelakaan lalu lintas. Kejadian tersebut berlangsung pada Rabu (9/7/2025) sekitar pukul 23.35 WITA di Jalan Karang Anyar I, Kelurahan Loktabat Utara, Kota Banjarbaru. Kapolres Banjarbaru, AKBP Pius X Febry Aceng Loda, menjelaskan insiden bermula ketika Arpani menerima informasi tentang kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua pria dan seorang perempuan. "Saat tiba di lokasi, Arpani langsung mendekati korban perempuan yang tergeletak di pinggir jalan, serta seorang pria lain yang juga terluka," ucap Kapolres, Jumat (11/7/2025). Namun, situasi berubah ketika salah satu pria yang terlibat dalam kecelakaan bangkit dan menghampiri Arpani sambil menunjukkan sikap agresif. Arpani mencoba menghindar dengan mendorong pria tersebut, tetapi justru mendapat serangan mendadak dari korban pria lainnya yang ikut berdiri lalu memukulnya di dahi. "Tak lama kemudian, tiga orang lainnya muncul dan ikut memukuli serta menendang Arpani. Bahkan ada yang sempat mencekik dari belakang," ungkap AKBP Pius. Beruntung, seorang rekan Arpani datang dan berhasil menariknya menjauh dari kerumunan pelaku. Arpani kemudian dibawa ke ambulans dan turut mengantar korban perempuan itu ke rumah sakit. "Usai kejadian, Arpani langsung melaporkannya ke Polres Banjarbaru," sebut AKBP Pius. Keesokan paginya, Tim Resmob Polres Banjarbaru langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan. Hasil awal mengarah pada seorang pria bernama Amat (27), yang kemudian berhasil diamankan. "Dari hasil interogasi, Amat mengakui keterlibatannya, namun berdalih tidak mengetahui siapa saja rekannya yang ikut memukul korban," beber Kapolres. Penyelidikan lebih lanjut mengungkap identitas pelaku lainnya, yaitu Ibad (24). BACA JUGA: Bantuan Diblokade Israel! Lebih dari 100 Bayi Prematur dan 350 Pasien Cuci Darah di Gaza di Ambang Kematian Ia mengakui ikut melakukan pemukulan terhadap Arpani. Kedua pelaku kini telah diamankan di Polres Banjarbaru untuk pemeriksaan lanjutan. "Amat mengakui bahwa dia sempat mengonsumsi minuman keras sebelum peristiwa pengeroyokan terjadi," jelas AKBP Pius. Sementara itu, Ibad mengaku awalnya berniat melerai pertengkaran antara Amat dan Arpani, namun akhirnya malah ikut melakukan kekerasan terhadap korban. "Dalam kasus ini, polisi turut mengamankan dua barang bukti, yakni satu tangkapan layar CCTV dari lokasi kejadian serta satu lembar hasil visum dari RS Mawar Banjarbaru," pungkas Kapolres. (IKhsan) Editor: Yayu