“Kami tetap melanjutkan pengembangan wisata ini. Dalam waktu dekat, kami akan berkoordinasi dengan Disporapar Balangan untuk membahas pengadaan fasilitas agar lebih nyaman bagi pengunjung,” tambah Barjiansyah.
Pihak desa juga telah membentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) guna mengelola potensi wisata secara berkelanjutan, berbasis partisipasi warga lokal.
“Tujuan kami adalah menjadikan Bukit Japan ikon wisata alam yang ramah pengunjung dan berdaya saing tinggi,” tegasnya.
Semangat Warga Lokal, Harapan Wisata Berkelanjutan
Komitmen Pemdes Mayanau dalam memajukan sektor pariwisata lokal mendapat dukungan dari masyarakat. Dengan kolaborasi antara warga dan pemerintah daerah, Bukit Japan diharapkan bisa terus tumbuh sebagai destinasi unggulan Kalimantan Selatan.(Wartabanjar.com/Alfi)
editor: nur muhammad







