Layangan Ramai, Usaha Ramai… Tapi Risiko Nyawa Tak Bisa Ditawar
Warga lainnya, Mariana, pemilik usaha minuman di sekitar jembatan, juga mengungkapkan keresahan. Meskipun dampaknya cukup positif bagi omzet dagangannya, namun ia tak menutup mata terhadap risiko bahaya yang terus mengintai.
“Memang pembeli jadi ramai, tapi saya juga khawatir. Sudah ada yang jatuh dari motor karena kena benang layangan,” ujarnya.
Menurut warga sekitar, aktivitas bermain layang-layang ini mulai ramai sejak sepekan terakhir, terutama di jam 15.00 hingga 18.00 WITA.
Desakan Penertiban dari Warga
Warga pun mendesak pihak terkait untuk segera menertibkan aktivitas bermain layangan di area Jembatan HKSN. Selain membahayakan pengguna jalan, kebiasaan ini juga rawan mencelakai anak-anak yang sering berlarian tanpa pengawasan.
“Jangan tunggu jatuh korban jiwa dulu,” pungkas Alfian dengan nada serius.(Wartabanjar.com/Ramadan)
editor: nur muhammad







