“Banjarmasin bersih dan sejahtera bukan sekadar mimpi. Sedekah sampah adalah langkah kecil menuju perubahan besar,” tegas Yamin.
Transparan dan Berkelanjutan, Sasar Semua Kelurahan
Kepala DLH Kota Banjarmasin, Alive Yoesfah Love, memastikan program akan berjalan berkelanjutan dan transparan.
“Kami mulai dari ASN, lalu menyasar warga umum. Penimbangan terbuka. Misalnya sampah senilai Rp10 ribu, bisa dapat sabun atau baju,” jelasnya.
Barang layak pakai seperti buku dan pakaian akan langsung disalurkan kepada pemulung dan warga yang membutuhkan. Posko pengumpulan masih dibuka beberapa hari ke depan.
Program Lanjutan: Pilah Sampah, Tukar Sembako
Sebagai bagian dari kampanye berkelanjutan, Pemkot juga telah menggelar program kurban tanpa plastik dan penanaman pohon bersama wakil wali kota. Selanjutnya, akan digelar event “Pilah Sampah, Tukar Sembako” pada 19 Juli 2025 di tingkat kelurahan.
Meski belum ada target tonase, pemerintah optimistis program ini akan menekan limbah plastik dan meningkatkan kesadaran warga terhadap lingkungan.(Wartabanjar.com/Ramadan)
editor: nur muhammad













