Syaukani juga menekankan bahwa pihaknya sangat berharap izin bisa segera keluar agar peralatan tersebut bisa segera dimanfaatkan untuk pelayanan medis, seperti dalam prosedur bedah ortopedi yang memerlukan akurasi tinggi dengan alat bantu berbasis radiasi.
“Kami sangat mengharapkan dukungan semua pihak, karena yang kami lakukan semata-mata untuk meningkatkan kualitas layanan dan keselamatan pasien,” pungkasnya. (Ramadan)
Editor Restu







