NGERI! Korban Tewas Banjir Bandang di Texas Tembus 80 Orang, Puluhan Anak Jadi Korban
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM – Banjir bandang dahsyat yang melanda negara bagian Texas, Amerika Serikat, menyebabkan korban jiwa terus bertambah. Hingga Senin (7/7/2025), total korban tewas tercatat mencapai 80 orang, termasuk puluhan anak-anak.
Dilaporkan CNN, otoritas setempat menyatakan bahwa korban meninggal tersebar di beberapa wilayah yang terdampak paling parah, khususnya Kerr County, yang menjadi episentrum banjir.
Rincian Korban Tewas
Menurut Sheriff Kerr County, Larry Leitha, jumlah korban jiwa di wilayahnya sangat mengkhawatirkan. Dari total 80 korban:
68 orang tewas di Kerr County
5 orang tewas di Travis County
3 orang tewas di Burnet County
2 orang tewas di Kendall County
1 orang tewas di Tom Green County
1 orang tewas di Williamson County
"Di Kerr County saja, kami mencatat 40 korban dewasa dan 28 anak-anak," ujar Leitha dalam pernyataannya kepada media.
Banjir Datang Tiba-Tiba, Melebihi Perkiraan
Dikutip dari Reuters, bencana banjir ini terjadi secara mendadak pada Jumat pagi (4/7/2025) setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut lebih hebat dari prediksi.
BACA JUGA:Presiden Brasil Sebut BRICS Pewaris Semangat Non-Blok Bandung di Hadapan Prabowo
“Kami tahu sungai akan meluap, tetapi tidak ada yang menyangka dampaknya akan separah ini,” kata Rob Kelly, pejabat lokal Kerr County, menggambarkan keterkejutan para petugas terhadap skala banjir yang melanda.
Banjir ini disebut sebagai banjir terbesar dalam beberapa dekade terakhir di wilayah Texas Hill Country.
Curah Hujan Seperti Setahun dalam Sehari
Layanan Cuaca Nasional AS (National Weather Service/NWS) menyebut hujan pada Jumat lalu setara dengan setengah dari total curah hujan tahunan untuk wilayah tersebut. Hal ini membuat sungai-sungai di sekitar Kerr County meluap drastis dalam waktu singkat, memicu arus deras dan banjir bandang yang menyapu perumahan dan area wisata.
Liburan Berubah Menjadi Petaka
Kerr County terletak di wilayah Texas Hill Country, daerah pedesaan yang dikenal dengan medan berbukit, kota-kota bersejarah, dan kawasan wisata tepi sungai. Bencana ini terjadi saat ribuan warga dan wisatawan datang untuk merayakan Hari Kemerdekaan AS (4th of July).
Letnan Gubernur Texas, Dan Patrick, mengatakan bahwa hingga kini jumlah pasti pengunjung yang berada di kawasan tepi sungai saat kejadian belum diketahui. Banyak dari mereka kemungkinan tidak menyangka akan datangnya banjir bandang dengan kekuatan sedemikian besar.
Operasi Pencarian dan Penyelamatan Masih Berlangsung
Tim penyelamat gabungan dari berbagai lembaga masih terus bekerja menyisir area terdampak, mencari korban selamat, serta membantu evakuasi warga yang masih terjebak.
Pihak berwenang menyarankan agar warga menghindari wilayah sungai, tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, dan mematuhi instruksi evakuasi dari pemerintah lokal.
Banjir bandang yang melanda Texas merupakan salah satu bencana paling mematikan di wilayah tersebut dalam beberapa tahun terakhir. Dengan 80 korban tewas, termasuk 28 anak-anak, peristiwa ini meninggalkan luka mendalam bagi keluarga dan masyarakat lokal. Otoritas terus mengimbau warga untuk tetap siaga dan tidak meremehkan cuaca ekstrem, terutama di tengah perubahan iklim yang semakin tak terduga.(Wartabanjar.com/berbagai sumber)
editor: nur muhammad