“Biar bintang yang berbicara.”
Pasangan ojol ini pun merasa akan terjadi sesuatu yang tidak menyenangkan, dan mulai merekam situasi saat sampai di lokasi.
Video yang beredar memperlihatkan pelanggan memperlakukan driver dengan tidak ramah, meski keterlambatan hanya sekitar lima menit. Nada bicara pelanggan terdengar tinggi dan penuh emosi.
Lokasi kejadian diketahui berada di Sidoarum, Kecamatan Godean, Sleman.
Netizen Geram: “SDM Rendah Sok Pelayaran!”
Unggahan ini memicu gelombang kemarahan netizen. Komentar deras bermunculan, membela driver dan mengecam perilaku pelanggan:
“SDM rendah sok pelayaran, untalono batako kono. Ra nduwe isin!”
“Kui bengak-bengok opo jegak-jegok, malah koyok chihuahua.”
“Kasih pelajaran, Bang! 🔥”
“Share lokasi, min! Tak parani!”
“Wes lanang, jare anak pelayaran, tapi marah-marah ke cewek. Suarane geter, jan lucu mas e!”
Tak sedikit pula yang menyinggung soal profesi pelanggan yang mengaku “anak pelayaran”:
“Neng pelayaran tugase tukang nyapu, tukang resik-resik WC kapal.”
“Pelayaran juga kadang delay kok, karena cuaca. Masa marah gara-gara telat lima menit?”
Sejumlah netizen bahkan menyarankan agar pelanggan seperti itu diblok dari aplikasi:
“Sudah tandai aja alamat dan namanya, jangan ada yang terima orderan dari dia lagi.”
Insiden ini kembali mengingatkan bahwa pekerja di sektor jasa layak diperlakukan dengan hormat. Keterlambatan lima menit bukan alasan untuk merendahkan sesama manusia, apalagi yang sedang mencari nafkah dengan jujur.(Wartabanjar.com/jogja.vibes/berbagai sumber)











