Tragis! Kecelakaan Maut Dekat UMB, Korban Diangkut Pikap Relawan, 1 Tewas & 3 Luka-luka
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, MARTAPURA – Sebuah video yang viral di media sosial Instagram memperlihatkan momen tragis kecelakaan lalu lintas di Jalan Gubernur Syarkawi, Kabupaten Banjar tepatnya dekat Simpang Empat Handil Bakti, Jumat (4/7/2025).
Dalam video yang diunggah akun @info_banjarmasin, tampak korban kecelakaan diangkut menggunakan mobil pikap relawan menuju Rumah Sakit Ansyari Saleh Banjarmasin.
Peristiwa nahas ini terjadi di kawasan yang tak jauh dari Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMB). Disebutkan, empat orang menjadi korban dalam kecelakaan tersebut.
Salah satu relawan yang berada di lokasi mengonfirmasi bahwa satu pengendara dinyatakan meninggal dunia di tempat. Korban diketahui bernama Ansyari, warga Anjir Serapat, Barito Kuala.
BACA JUGA:WADUH! Balita di Ngawi Tewas Usai Teguk Pertalite dari Botol, Netizen Geger: “Tak Sengaja?”
Unggahan tersebut pun dibanjiri komentar emosional dari netizen yang merasa terpukul atas kejadian ini:
“Ya Allah, kakak sepupu ulun 😭😭😭... Membawa ading, wani bini, ading sedini meninggal... Hanya hari Senin tadi menengok ading sedini juga. Ini ading satunya lagi yang meninggal 😭”
“Innalillahi... Semoga yang meninggal husnul khotimah dan yang luka mendapat keselamatan. Aamiin.”
“Kalau sudah masuk Jalan Gubernur Syarkawi ini, pasti kendaraan melaju sangat kencang karena jalannya lurus dan tak ada rintangan. Kadang tak memikirkan pengguna jalan lain yang bisa menyeberang atau kendaraan yang tiba-tiba rusak.”
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un... Semoga korban husnul khatimah.”
Beberapa netizen juga berspekulasi bahwa ban kendaraan pecah hingga menyebabkan kecelakaan. Sementara yang lain menyoroti kondisi jalan dan pencahayaan yang minim di malam hari, serta meminta perhatian dari Pemkab Batola agar segera melakukan pembenahan.
Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kronologi pasti kecelakaan ini. Namun, peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kehati-hatian di jalan raya, terutama di kawasan rawan kecelakaan.(Wartabanjar.com/info_banjarmasin/berbagai sumber)
editor: nur muhammad