Dinas PUPR Balangan Kenalkan Inovasi Digital "Kaminting" untuk Kelola Limbah Domestik dan Tekan Stunting
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, PARINGIN– Pemerintah Kabupaten Balangan terus menggencarkan upaya pencegahan stunting dengan pendekatan lintas sektor.
Terbaru, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), diluncurkan inovasi bertajuk Kelola Limbah Lawan Stunting atau disingkat Kaminting, sebagai strategi memperbaiki sistem pengelolaan air limbah domestik di wilayah pedesaan maupun perkotaan.
Inovasi ini menghubungkan isu sanitasi dengan persoalan kesehatan masyarakat, khususnya dalam menekan prevalensi stunting yang masih menjadi tantangan di daerah.
Kepala Dinas PUPR Balangan, Rahmadiah, mengatakan bahwa Kaminting lahir sebagai jawaban untuk banyaknya persoalan pengelolaan limbah yang selama ini belum tertangani secara optimal.
“Fakta di lapangan menunjukkan masih minimnya infrastruktur, rendahnya kesadaran, dan lemahnya pengawasan. Kaminting hadir sebagai upaya menyeluruh dan terstruktur yang mengintegrasikan edukasi, perbaikan sistem, dan kolaborasi lintas sektor,” kata Rahmadiah.
Subkoordinator UPTD Pengelolaan Air Limbah Domestik (PALD) Balangan, Leny Desy Noviyanti, turut menegaskan pentingnya inovasi ini.
Ia menyebutkan bahwa mayoritas rumah tangga di Indonesia masih belum terlayani oleh sistem pengolahan air limbah terpusat, dan ini sangat berisiko terhadap pencemaran lingkungan yang berdampak langsung pada kesehatan anak.
“Limbah domestik seperti air cucian, tinja, dan limbah dapur jika tidak diolah dengan baik dapat mencemari air tanah yang dikonsumsi warga, terutama anak-anak. Ini memperbesar risiko stunting secara tidak langsung,” ujarnya.
BACA JUGA: Belasan Rumah dan Warung Porak Poranda, Bupati Tanah Laut Cek Langsung Lokasi Banjir Sungai Bakar
Kaminting dirancang tidak hanya sebagai program teknis, tetapi juga sebagai gerakan edukatif.
Melalui sosialisasi ke desa-desa, serta penyebaran informasi melalui media sosial dan komunitas lokal, masyarakat diajak untuk lebih peduli terhadap pengelolaan limbah rumah tangga.
“Perubahan kecil di tingkat rumah tangga bisa berdampak besar. Jika masyarakat sadar dan mulai menerapkan pola hidup bersih serta sistem pengelolaan limbah yang baik, maka kualitas lingkungan dan kesehatan pun akan meningkat,” tutup Leny.
Inovasi Kaminting diharapkan menjadi model baru dalam penanganan limbah yang pro-kesehatan, sekaligus memperkuat upaya Kabupaten Balangan dalam menekan angka stunting menuju generasi yang lebih sehat dan unggul.
Editor: Yayu