Pemko Banjarmasin Kaji Ulang Titik Car Free Day di Kawasan Menara Pandang
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN– Pemerintah Kota Banjarmasin masih mempertimbangkan ulang penetapan lokasi Car Free Day (CFD) di kawasan Menara Pandang.
Hal ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Banjarmasin, H. M. Yamin HR, usai mengikuti rapat koordinasi bersama pihak terkait, Sabtu (28/6/2025).
Menurutnya, penetapan titik CFD harus memperhatikan berbagai aspek, khususnya dampak terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan Siring Menara Pandang.
“Kalau kita tetapkan CFD di Menara Pandang, kita khawatir bisa mengganggu sistem ekonomi dan aktivitas UMKM di sana. Dari ujung ke ujung Siring itu isinya para pengusaha dan pedagang," jelas Yamin.
BACA JUGA: Belasan Rumah dan Warung Porak Poranda, Bupati Tanah Laut Cek Langsung Lokasi Banjir Sungai Bakar
Kalau akses parkir jauh, masyarakat akan malas datang, katanya, dan ini berpotensi menurunkan pendapatan mereka.
Ia menambahkan, Pemko tidak ingin keputusan ini merugikan siapa pun, termasuk masyarakat yang ingin berolahraga atau sekadar berjalan-jalan menikmati suasana kota di akhir pekan.
“Intinya, penetapan lokasi CFD ini masih dalam tahap pertimbangan. Jangan sampai justru menghambat roda ekonomi. Kami akan lakukan kajian lebih mendalam sebelum mengambil keputusan final,” ujarnya.
Berbeda dengan penetapan titik CFD di sekitar Masjid Raya Sabilal Muhtadin, menurut Yamin, kawasan tersebut tidak terlalu terdampak secara ekonomi karena aktivitas UMKM di sekitarnya tidak sebesar di kawasan Menara Pandang.
“Kalau di Masjid Raya, lingkungannya relatif tidak begitu padat aktivitas ekonomi sehingga dampaknya tidak terlalu signifikan,” pungkasnya. (ramadan)
Editor: Yayu