WARTABANJAR.COM, PARINGIN – Sebuah video yang menampilkan mobil operasional kepala desa berpelat merah DA 1446 YH terparkir di kawasan Pasar Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, sempat viral di media sosial.
Kejadian ini menimbulkan sorotan publik terkait dugaan penggunaan kendaraan dinas untuk kepentingan pribadi.
Namun Kepala Desa Tundi, Kecamatan Awayan, Kabupaten Balangan, Arif, memberikan klarifikasinya.
Baca Juga
Narkoba Ditemukan dalam Tepung Bantuan Warga Gaza, Strategi Israel Agar Ketergantungan Massal!
Ia menyatakan bahwa penggunaan mobil tersebut memiliki tujuan yang jelas dan masih dalam koridor tugas pelayanan masyarakat.
“Saya ke Barabai untuk menjenguk salah satu warga yang sedang sakit dan dirawat di RSUD H. Damanhuri. Ini bagian dari kewajiban saya sebagai kepala desa, memastikan kondisi warga yang sedang sakit,” ujarnya kepada Wartabanjar.com, Sabtu (28/6/2025).
Arif menjelaskan, setelah kunjungan ke rumah sakit, ia bersama keluarganya melintasi kawasan pasar yang berada satu jalur dengan arah pulang. Di sinilah mereka berhenti sejenak untuk keperluan keluarga.
“Pasar itu searah dengan jalan pulang. Jadi kami singgah sebentar untuk membeli perlengkapan anak saya yang akan ikut acara perpisahan sekolah. Saya sendiri tidak turun dari mobil karena sedang kelelahan usai gotong royong dengan warga. Yang turun itu istri saya,” jelasnya.







