Filosofi Positionless Basketball Spurs: Dylan Harper Jadi Pion Baru di Era Tanpa Posisi

Dengan kata lain, Harper bukan datang untuk “menggantikan posisi” siapa pun—dia justru hadir untuk membuat sistem Spurs semakin cair dan tak tertebak.

Era Baru, Filosofi Lama yang Dimodernisasi
Meski Gregg Popovich tak lagi berdiri di garis pinggir lapangan, warisannya masih terasa kuat. Filosofi positionless ini sebenarnya sudah berkembang sejak era Popovich meramu Tim Duncan, Manu Ginóbili, dan Tony Parker yang fleksibel dalam peran.

Kini di tangan generasi baru pelatih seperti Sean Sweeney dan Corliss Williamson, sistem itu dimodernisasi, memadukan fisik, data analitik, dan kecepatan. Dylan Harper menjadi bagian penting dalam evolusi itu. (berbagai sumber/aar)

 

Editor: Andi akbar