WARTABANJAR.COM, BARABAI – Sosok habib palsu disandang seorang pria bernama Hamidan (35) di Desa Hawang, Kecamatan Limpasu, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan akhirnya menampakkan diri.
Dikutip wartabanjar.com dari lambe turah, Hamidan meminta maaf kepada warga.
“Saya yang bertanda tangan di bawah ini bernama Hamidan bin Abdul Somad alamat Desa Hawang Kecamatan Limpasu, Kabupaten HST, dengan ini saya menyatakan bahwa saya bukanlah keturunan Rasulullah SAW bermarga Assegaf.
Baca Juga
Kemenag Kalsel Umumkan Identitas 8 Jemaah Haji Debarkasi Banjarmasin yang Wafat di Tanah Suci
Atas kekhilafan saya yang sebelumnya mengaku bermarga Assegaf, saya memohon maaf.
Saya tidak akan mengulangi perbuatan saya baik mengaku sebagai keturunan Rasulullah ataupun perbuatan yang merugikan masyarakat.”
Sebelumnya, Hamidan mengaku sebagai habib dan membuka majelis pengajian. Kedoknya terbongkar dan akhirnya ditangkap pihak kepolisian.
Bukan hanya habib palsu, pria tersebut merupakan buronan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Kabupaten Banjar.
“Betul, pelaku merupakan warga Kabupaten Tanah Laut yang jadi buronan usai mencuri dua kendaraan bermotor di wilayah Kabupaten Banjar. Ia sudah dibawa ke Polres Banjar pada hari Rabu sekitar pukul 19.00 Wita,” ujar Kapolsek Limpasu, Ipda Sembiring, saat dikonfirmasi di Barabai, Kamis (19/6/2025).
Hamidan diketahui sudah tinggal di Desa Hawang sejak akhir tahun 2024. Ia mengaku sebagai seorang habib dan rutin menggelar pengajian di rumah yang disewanya.







