Bom Bunuh Diri Guncang Gereja Saint Elias Damaskus: 25 Tewas, Puluhan Luka
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, DAMASKUS – Sebuah insiden mengerikan terjadi malam ini di Gereja Saint Elias, Damaskus, Suriah, setelah seorang pria memasuki gedung tempat ibadah umat Kristiani dan melancarkan serangan mematikan. Laporan Kementerian Dalam Negeri Suriah menyebutkan bahwa dia pertama-tama menembak jemaat, kemudian meledakkan bom yang menempel di tubuhnya. Akibatnya, 25 orang tewas, sementara puluhan lainnya mengalami luka-luka.
Korban dan Pelaku
Menurut pernyataan resmi dari Menteri Informasi Suriah Hamzah al‑Mustafa, pelaku secara brutal menargetkan warga yang tengah mengikuti misa mingguan. Ia mengutuk “tindakan teroris pengecut” tersebut dan menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban, disertai penekanan bahwa perbuatan ini bertentangan dengan nilai-nilai nasionalisme dan persatuan sipil yang dijunjung tinggi masyarakat Suriah.
BACA JUGA:Tragedi Balon Udara di Brasil: Api Melahap Ovbih, 8 Tewas dan 13 Luka-luka di Brasil
Pernyataan Tegas Pemerintah
Hamzah al‑Mustafa menegaskan bahwa negara akan memperkuat komitmennya dalam:
Menjaga persatuan nasional: Menyatukan semua lapisan masyarakat Suriah terlepas dari agama dan etnis.
Menegakkan kesetaraan kewarganegaraan: Menjamin keadilan sosial bagi seluruh warga negara.
Melawan organisasi kriminal: Memastikan tindakan preventif untuk melindungi keselamatan publik dan mencegah ancaman serupa di masa mendatang.
“Kami menyerukan penguatan ikatan persaudaraan di antara semua lapisan masyarakat,” ujarnya, menegaskan bahwa peristiwa serupa tidak boleh menggoyahkan stabilitas nasional.
Laporan dari Reuters, AFP, dan AP mengungkap bahwa pelaku kemungkinan berafiliansi dengan kelompok ISIS, menandai serangan sinusial yang pertama terjadi di kawasan Damaskus dalam beberapa tahun terakhir.(Wartabanjar.com/oposan.62/berbagai sumber)
editor: nur muhammad