https://youtube.com/shorts/w1CAvXpCBQ4   WARTABANJAR.COM, Teheran - Pemerintah Iran menyatakan bahwa serangan militer Amerika Serikat terhadap tiga fasilitas nuklirnya tidak menimbulkan efek berarti, lantaran seluruh material penting telah dipindahkan sebelumnya. Menurut laporan dari kantor berita IRNA yang dikutip oleh Al Jazeera pada Minggu (22/6/2025), seorang pejabat tinggi Iran menyebut bahwa "tidak ada zat radioaktif di lokasi yang diserang yang bisa menyebabkan radiasi." Hal ini menandakan bahwa fasilitas tersebut kemungkinan telah dikosongkan dari uranium yang diperkaya sebelum serangan terjadi. Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump secara terbuka mengumumkan bahwa militer AS telah melancarkan serangan terhadap tiga lokasi pengayaan uranium utama milik Iran: Fordow, Natanz, dan Esfahan. Ketiga lokasi ini dikenal sebagai situs strategis dalam program nuklir Iran dan berada dalam pengawasan ketat komunitas internasional. Langkah AS ini dilakukan meski sebelumnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, telah mengeluarkan peringatan keras. Ia menyatakan bahwa serangan apa pun terhadap wilayah Iran akan dibalas dengan konsekuensi yang menghancurkan dan tak dapat dipulihkan. Dikutip dari laporan AP News, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan bahwa campur tangan militer Amerika merupakan "resep untuk perang besar di kawasan." Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Iran menilai bahwa tindakan AS berpotensi memicu krisis keamanan yang merugikan semua pihak di Timur Tengah. #amerikaserikat #iran #israel #perang #wartabanjar