Program hidroponik terintegrasi ini selaras dengan program pemerintahan Prabowo-Gibran, khususnya dalam menciptakan lapangan kerja berkualitas dan mendorong kewirausahaan berbasis inovasi.
Kebun Mandiri Alfarm telah membuktikan bahwa UMKM lokal mampu melakukan transformasi nyata melalui pemanfaatan teknologi ramah lingkungan. Produk-produk segar dari kebun ini kini memenuhi kebutuhan pasar lokal dan berkontribusi dalam membangun ekosistem pangan berkelanjutan di Kalimantan Selatan.
“Langkah ini menjadi inspirasi bagi UMKM lain untuk terus berinovasi, menjaga keberlanjutan, dan membuka peluang pasar baru,” tambah Edi.
Rencana Pengembangan Ke Depan
Rumah BUMN Pertamina Banjarmasin akan terus memperluas program ini dengan menyediakan:
Pelatihan dan pendampingan teknis hidroponik,
Dan duplikasi model pertanian modern ke UMKM lain di wilayah Kalimantan.
Dengan kolaborasi ini, diharapkan semakin banyak pelaku UMKM yang dapat berinovasi secara mandiri, meningkatkan kesejahteraan, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.(*/PT PLN)
editor: nur muhammad







