Khawatir Limbah Medis, Warga Kampung Keramat Soroti Transparansi Proyek Labkesda Banjarbaru

Ironisnya, sejumlah warga yang rumahnya dekat lokasi proyek justru tidak diikutsertakan dalam pertemuan dengan pihak terkait.

Merasa diabaikan dan dibayangi ketakutan akan bahaya limbah medis, warga pun mengambil inisiatif. Pada Sabtu (14/6/2026), mereka mendatangi langsung lokasi pembangunan untuk meminta kejelasan.

Di sana, mereka sempat bertemu dengan perwakilan konsultan, kontraktor, dan Dinas PUPR.

Belum puas dengan jawaban yang diberikan, warga akhirnya mengadu ke Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Kalimantan Selatan, Senin (16/6/2025), untuk mencari penjelasan hukum dan teknis terkait tata kelola limbah medis.

“Kami tidak mengerti mekanisme pengelolaan limbah. Itulah kenapa kami datang ke Walhi. Kami ingin tahu apakah pembangunan ini sesuai aturan. Jangan sampai dampaknya baru terasa nanti oleh anak cucu kami 10 atau 20 tahun lagi,” pungkas A. (IKhsan)

Editor Restu