Feri Penyebrangan Buka 24 Jam Urai Kemacetan di Jembatan Barito

WARTABANJAR.COM, BATOLA – Feri penyeberangan Hidup Bersama akan membuka layanan 24 jam sebagai jalur alternatif untuk menghindari kemacetan di Jembatan Barito.

Alternatif lain adalah Feri Sungai Lauk tujuan Banjar Raya, Trisakti, Teluk Dalam, dan Belitung bisa dilalui roda 2,3,4 dan truk tanpa muatan.

Kemacetan terjadi di Jembatan Barito bersamaan dengan diberlakukan sistem buka tutup pada Senin, 16 Juni 2025.

Kendaraan roda dua maupun roda empat tak bisa bergerak di atas Jembatan Barito. Terdengar suara keluhan para pengendara.

Pengendara menyebut tidak ada yang mau mengalah, untuk menepi. Sehingga sistem buka tutup jembatan tidak berjalan lancar.

“Kada (tidak) mau mengalah pang,” ucap pria dalam video.

Perbaikan Jembatan Barito dijadwalkan pada 16 Juni 2025 sampai 15 Juli 2025. Jadwal ini dibagikan langsung oleh Kementrian PU.

Karena perbaikan ini, akan diberlakukan buka tutup jalan secara bergantian di jalur Jembatan Barito. Pengendara diharapkan mengikuti arahan petugas.

Diketahui pelaksanaan kegiatan Rehabilitasi Jembatan S. Barito berdasarkan Kontrak Nomor: HK.02.01-Bb11.5.1/SP.RJB/040/2025 tanggal 26 Maret 2025.

Adapun pekerjaan penanganan jembatan berupa perbaikan lantai (grouting). Penutupan dilakukan setengah badan jalan (sistem buka-tutup lalu lintas).

“Kami mohon perkenan Bapak untuk dapat membantu dalam hal koordinasi
dengan pihak-pihak terkait agar pekerjaan ini dapat berjalan dengan tertib, aman, dan
tetap memperhatikan aspek keselamatan lalu lintas bagi para pengguna jalan,” tulis dalam keterangan surat edaran. (ahmad raihan)